Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis Diperketat

oleh -256 Dilihat
oleh
FOTO : Ilustrasi.

PALANGKARAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmen penuh dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui penguatan sistem pengawasan pelaksanaan di lapangan.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan rapat evaluasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi langkah strategis untuk memastikan tata kelola Program MBG berjalan sesuai ketentuan dan terpantau secara menyeluruh.

“Alhamdulillah hari ini kami melaksanakan evaluasi bersama Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN. Dinas Pendidikan diberi amanah untuk terlibat langsung dalam satuan tugas,” ujar Reza usai rapat evaluasi, Rabu (21/1/2026).

Rapat yang digelar di Ruang Rapat Wakil Gubernur Kalimantan Tengah tersebut dihadiri Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan BGN Republik Indonesia Letjen TNI Dadang Hendrayuda, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, serta unsur Forkopimda.

Sebagai bentuk pengawasan yang transparan dan akuntabel, Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah telah menyiapkan sistem pemantauan digital melalui aplikasi Pena Kalteng untuk pelaporan harian pelaksanaan MBG di sekolah.

“Melalui Pena Kalteng, sekolah melaporkan menu harian, waktu makanan tiba, hingga waktu penyajian. Semua tercatat dan dapat dipantau secara real time,” jelasnya.

Menurut Reza, langkah tersebut sejalan dengan arahan BGN guna menjamin kualitas gizi, ketepatan distribusi, serta keamanan pangan dalam Program MBG. Ia menambahkan keterlibatan lintas sektor, termasuk Forkopimda, menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengawal pelaksanaan program.

“Setiap kunjungan Bapak Gubernur ke sekolah selalu didampingi Forkopimda. Ini bukti keseriusan bersama agar Program MBG berjalan optimal di Kalimantan Tengah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Program MBG mendapat respons positif dari para siswa karena tidak hanya membantu pemenuhan gizi, tetapi juga meringankan pengeluaran harian.

“Anak-anak menyampaikan uang jajan mereka bisa lebih hemat dan digunakan untuk kebutuhan lain. Ini program yang sangat mulia,” ungkapnya.

Pihaknya berharap sinergi antara BGN, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar Program Makan Bergizi Gratis memberikan manfaat maksimal bagi generasi penerus daerah.(adv)

+ posts

No More Posts Available.

No more pages to load.